Kamis, 17 Januari 2013

Ahok Bicara Korupsi: Kalau Kepalanya Lurus, Bawahannya Ikut Lurus


Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersyukur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Pemprov DKI Jakarta sebagai barometer pemberantasan korupsi di Tanah Air. Kata Ahok, apabila kepala suatu lembaga lurus dan tidak korupsi maka bawahannya akan mengikuti.

Menurut Ahok, korupsi menjadi akar masalah bangsa Indonesia. "Kita bisa katakan akar dari semua kejahatan, orang yang cinta uang. Akar dari permasalahan kita adalah korupsi. Kalau berbicara korupsi, kalau kepalanya lurus bawahannya tidak berani tidak lurus," kata Ahok.

Hal ini disampaikan Ahok saat berpidato dalam acara seminar bertajuk "Pencegahan korupsi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan APBD di Provinsi DKI Jakarta" di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2012).

Acara itu dihadiri antara lain Ketua KPK Abraham Samad, Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Danang Giridrawardana, dan puluhan pegawai berbagai dinas di Pemprov.
 

"Dan tentu kita berharap DKI hari ini memiliki kepala dan wakil kepala yang lurus karena itu tentu kita berharap bawahannya harus ikut lurus. Kalau dikatakan berani tidak lurus, tidak enak kedengarannya. Jadi bukan karena takut, tapi kita ingin DKI menjadi contoh," lanjut Ahok yang mengenakan seragam dinas warna cokelat ini.

Ia pun sangat bersyukur kepada KPK, BPKP, Ombudsman dan Kemen PAN menjadikan Pemprov DKI Jakarta sebagai model antikorupsi. "Kami kira sangat cocok," ujar Ahok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar